Pola kalimat:
Bahasa Indonesia : Saya (S) makan (P) nasi (O)
Bahasa Jepang : Saya (S) wa gohan (O) wo tabemasu (P)
Bahasa Inggris : I (S) eat (P) rice (O)
Pelajaran 1
1. Kalimat positif:
N1 (Noun-1) wa N2 (Noun-2) desu.
Contoh:
Watashi wa kaishain desu.
I am an employee.
Saya seorang pegawai.
Yamada-san mo kaishain desu.
Mr. Yamada is also an employee.
Yamada juga seorang karyawan.
Catatan:
mo berarti “juga”.
2. Kalimat negatif:
N1(Noun-1) wa N2(Noun-2) dewa arimasen.
Contoh:
Watashi wa kaishain dewa arimasen.
I am not an employee.
Saya bukan seorang karyawan.
3. Pertanyaan:
N1(Noun-1) wa N2(Noun-2) desuka
Contoh:
Anata wa kaishain desuka.
Are you an employee?
Apakah Anda seorang karyawan?
Jawab:
Hai, kaishain desu.
Yes, I am an employee.
Ya, saya seorang karyawan.
Atau:
Hai, sou desu.
Yes, I am.
Ya, benar.
4. Menyatakan lampau:
N1(Noun-1) wa N2(Noun-2) deshita.
Contoh:
Watashi wa gakusei deshita.
I was a student.
Saya (dulu) adalah pelajar.
Watashi wa gakusei dewa arimasen deshita.
I wasn’t a student.
Saya (dulu) bukan pelajar.
5. Kata tunjuk
Ko : untuk apapun yang dekat dengan orang pertama (pembicara)
Referring to anything that is near the first person (speaker)
So : untuk apapun yang dekat dengan orang kedua (pendengar)
Referring to anything that is near the second person (listener)
A : untuk apapun yang jauh baik dari orang pertama maupun orang kedua namun bendanya kelihatan.
Referring to anything that is far neither the first person nor the second person, but it is seen by both.
Do : untuk menanyakan “dimana/yang mana”
for asking “where is it/which”
kore(ini)-sore(itu)-are(itu)-dore(yang mana) : for a thing (benda)
koko(disini)-soko(disitu)-asoko(disitu)-doko(dimana) : for a place (tempat)
kochira(kesini)-sochira(kesana)-dochira(kemana) : for direction (arah)
contoh:
kore wa enpitsu desu.
This is a pencil.
Ini adalah pensil.
Enpitsu wa dore desuka.
Which is the pencil?
Yang mana pensil?
6. Kepemilikan
N1(Noun-1) no N2(Noun-2) desu
Contoh:
Watashi no jitensha desu.
My bicycle.
Sepeda saya.
Kore wa watashi no desu.
This is mine.
Ini adalah milik saya.
7. Kata sifat(Adjective) berakhiran –i dan –na
-
Bentuk positif
Bentuk positif
A(Adjective)-i + desu.
Contoh:
Omoshiroi desu.
It is fun.
Menarik.
Chiisai desu.
It was small.
Kecil.
A(Adjective)-na + desu.
Contoh:
Kirei desu.
(kirei-na-> kirei-da -> kirei desu)
Pretty.
Cantik.
Shizuka desu.
(shizuka-na -> shizuka-da -> shizuka desu)
Quiet.
Sepi.
- Bentuk negatif
A(Adjective)-i + kunai desu.
Contoh:
Omoshirokunai desu.
(omoshiroi ->omoshirokunai)
It is not fun.
Tidak menarik.
A(Adjective)-na + dewa arimasen
Contoh:
kirei dewa arimasen.
kirei dewa arimasen.
(kirei-na -> kirei dewa arimasen)
Not pretty.
Tidak cantik.
- Bentuk lampau positif
A(Adjective)-i + katta desu.
Contoh:
Omoshirokatta desu.
(omoshiroi -> omoshirokatta)
It was fun.
Menarik.
A(Adjective)-na + deshita
Contoh:
Kirei deshita
(kirei-na -> kirei deshita)
It was pretty.
Cantik
- Bentuk lampau negatif
A(Adjective)-i + kunakatta desu.
Contoh:
Omoshirokunakattadesu.
(omoshiroi -> omoshirokunakatta)
I was not fun.
Tidak menarik.
A(Adjective)-na + dewa arimasen deshita
Contoh:
Kirei dewa arimasen deshita.
(kirei-na -> kirei dewa arimasen deshita)
It was not pretty.
Tidak cantik.
- A-i/A-na + N(Noun) desu.
Ooki kaisha desu.
Big company.
Perusahaan yang besar.
Ii kaban desu.
A good bag.
Tas (yang) bagus.
Catatan:
Jika unsur serapan bahasa asing digunakan sebagai kata sifat dalam bahasa Jepang, maka akhiran yang dipakai adalah -na, bukan –i.
Contoh:
Modan-na machi desu.
A modern city.
Kota yang modern.
Kyuuto-na saifu desu.
A cute purse.
Dompet yang cantik.
Sumber: Japanese conversation for: Tourism, Bussiness, and Daily Conversation. Antonius R. Pujo Purnomo, M.A.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar